index

5 Pelaku Sindikat Pencurian Minyak Mentah di Riau Dibekuk

5 Pelaku Sindikat Pencurian Minyak Mentah di Riau Dibekuk

index

peugeotcumple.com – Tindakan sindikat pencurian minyak mentah dari area operasi PT Chevron dibongkar personil Polda Riau. Lima orang diputuskan jadi terduga.

“Ada 5 orang yang sekarang kami buat jadi terduga. Peranan mereka berlainan, ada jadi pemodal, ada pemeran di lapangan, sopir serta pengawas,” kata Dir Reskrimum Polda Riau, Kombes Hadi Purwanto, pada detikcom, Senin (17/11/2019).

Hadi menerangkan lima terduga itu berinisial JH yang bertindak jadi pemodal untuk memuat hasil minyak mentah dari Chevron. Untuk terduga inisial DP serta Al cari tempat untuk pencurian minyak mentah (ilegal tapping) dengan nenyedot dari pipa.

Seterusnya, kata Hadi, terduga HT serta BS bertindak untuk mengebor pipa minyak. Hasil penyedotan minyak diangkut dengan truk tangki yang dimainkan terduga NS jadi sopir.

“Dari info sesaat, mereka ini lakukan pencurian di pipa minyak punya Chevron. Mereka akui lakukan pencurian sepanjang tahun 2019. Itu pernyataan mereka, tetapi kami masih bangun masalah ini,” tutur Hadi.

Hadi mengutarakan berdasar info faksi perusahaan Chevron, nilai kerugian direncanakan sampai Rp 1,9 miliar. Kerugian ini dihitung dari minyak mentah dan baterei, serta pipa minyak yang hilang.

Menurutnya, tanda bukti yang ditangkap ada dua unit truk tangki. Tiap truk tangki berisi minyak mentah 12 ribu liter. “Hasil pencurian minyak mentah ini mereka jual ke Sumatera Selatan. Ini akan kita bangun kembali untuk menginvestigasi siapa penampungnya,” kata Hadi.

Baca juga : KLHK Gencarkan Kampanye Pidana bagi Pelaku Pencemaran Laut

Dalam modus pencurian ini, kata Hadi, komplotan ini beli warung kopi seharga Rp 50 juta di Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar. Warung ini di pinggir tubuh jalan ini berperan untuk menipu petugas.

“Jadi seakan-akan mereka ngopi di warung itu. Walau sebenarnya dibalik itu semua mereka kumpulkan minyak hasil curiannya,” tutup Hadi.
(cha/hed)

Leave a Reply