53c52e5e-0ed2-41a9-8217-15e0813126e4_43

Anwar Ibrahim Dipanggil Polisi Soal Tuduhan Pelecehan Seks Mantan Asisten

Anwar Ibrahim Dipanggil Polisi Soal Tuduhan Pelecehan Seks Mantan Asisten

53c52e5e-0ed2-41a9-8217-15e0813126e4_43

peugeotcumple.com – Politisi terpenting Malaysia, Anwar Ibrahim, akan dipanggil kepolisian untuk diminta info berkaitan laporan pelecehan seksual yang diserahkan oleh bekas asistennya. Anwar awalnya sudah menyanggah dakwaan ini.

Seperti dikutip The Star serta Reuters, Rabu (11/12/2019), Direktur Departemen Penyelidikan Kriminil (CID) pada Kepolisian Diraja Malaysia, Huzir Mohamed, mengatakan faksinya akan memutuskan waktu dengan Anwar serta beberapa faksi yang lain untuk minta info mereka.

Kepolisian Malaysia sudah menanyai bekas asisten Anwar, Muhammed Yusoff Rawther, sekitar 2x pada Senin (9/12) serta Selasa (10/12) waktu ditempat. Minggu lalu, Muhammed Yusoff menuduh Anwar pernah berusaha memaksanya lakukan oral serta anal sex.

“Masalah ini diselidiki dibawah klausal 354 Hukum Pidana (tindak serangan atau pemakaian kekerasan pada satu orang dengan kemauan untuk menodai kesopanan) serta dokumen penyidikan akan diberikan pada Kantor Jaksa Agung dengan beberapa referensi yang didasarkan atas beberapa temuan dalam penyidikan,” ucap Huzir dalam pengakuannya.

Baca juga : Korupsi di Solok, Budi Dibekuk Jaksa di Sleman

“Info dari Anwar Ibrahim serta beberapa saksi berkaitan, akan diambil selekasnya kemungkinan sesudah waktu pemanggilan diputuskan,” sebut Huzir memberikan tambahan.

Pada 7 Desember lalu, Muhammed Yusoff ajukan laporan ke kantor polisi Sentul masalah tindak pelecehan seksual yang menurut dia dikerjakan Anwar terhadapnya. Disebut Muhammed Yusoff jika dianya baru melapor sebab cemas masalah keselamatan dianya serta mengklaim banyak terima intimidasi.

Tiga hari awalnya, atau pada 4 Desember, Muhammed Yusoff meluncurkan pengakuan dibawah sumpah yang didalamnya menyebutkan dianya dilecehkan dengan seksual oleh Anwar pada 2 Oktober 2018.

Pada dakwaan itu, Anwar yang memegang Ketua Partai Keadilan Rakyat (PKR) yang sekarang berkuasa di Malaysia, menyanggah tegas dakwaan itu dengan mengatakan jadi ‘politik paling buruk’. Ditekankan Anwar jika waktu itu dianya repot berkampanye untuk pemilu wilayah Port Dickson, yang diwakilinya dalam parlemen Malaysia.

Didapati jika Anwar awalnya pernah dipenjara sepanjang hampir satu dasawarsa atas dua tuduhan sodomi serta korupsi. Dakwaan-dakwaan itu dijeratkan pada Anwar waktu dianya memegang Wakil Pertama Menteri (PM) Malaysia dibawah Mahathir Mohamad, PM waktu itu. Anwar serta Mahathir mengakhiri ketidaksamaan mereka tahun 2016 serta menjadikan satu kemampuan untuk melengserkan Najib Razak dari bangku PM dalam pemilu tahun kemarin.

 

Leave a Reply