1ef4fd99-32fe-4b35-98d9-e51f3a1ab1f5_169

Istana Pastikan Kasus Teror Novel Tetap Diusut Meski Disebut Rekayasa

Istana Pastikan Kasus Teror Novel Tetap Diusut Meski Disebut Rekayasa

1ef4fd99-32fe-4b35-98d9-e51f3a1ab1f5_169

peugeotcumple.com – Penyidik KPK Novel Baswedan dipolisikan politisi PDIP Dewi Tanjung atas dakwaan penebaran berita bohong penyiraman air keras. Istana masih jamin pengusutan masalah Novel masih bersambung.

“Jika loyalitas pemerintah kan jelas, jika aksi yang melanggar hukum pasti mendapatkan sanksinya. Sebab kami tegas, semua yang hukum positif akan kita tegakkan setegak-tegakkan,” tutur Stafsus Presiden Fadjroel Rachman di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (7/11/2019).

Presiden Joko Widodo (Jokowi) awalnya memberikan tenggat waktu sampai Desember 2019 pada Polri untuk menyelesaikan masalah Novel. Mengenai Novel disiram air keras pada 11 April 2017 selesai salat subuh berjamaah.

Baca juga : Kasus Mayat dalam Karung, Serda N Awalnya Ditendang Lalu Cekik Istri

“Pada masalah apapun kan pemerintah ingin tegas, jika ini negara hukum, semua hukum positif harus ditegakkan. Serta pemerintah, tanpa ada terkecuali, harus menegakkannya,” tutur Fadjroel.

Awalnya, Dewi Tanjung menjelaskan ia merasakan ganjil atas kebutaan yang dirasakan oleh Novel karena kejadian penyiraman air keras. Karenanya, Dewi memberikan laporan Novel ke Polda Metro Jaya.

Menyikapi hal itu, Novel akui bingung. Novel menyangka Dewi Tanjung tahu penyiraman air keras yang dirasakan Novel benar berlangsung. Novel menyebutkan ada peluang Dewi Tanjung memiliki tujuan lain berkaitan laporan itu.

“Saya sich meyakini jika yang berkaitan tahu jika itu benar berlangsung. Bisa saja yang berkaitan ingin ‘ngerjain’ polisi,” papar Novel pada detikcom, Kamis (7/11).

Leave a Reply