Jadikan Pengadilan Bebas dari Korupsi, Hakim Dapat ‘Bonus’ dari Ketua MA

Jadikan Pengadilan Bebas dari Korupsi, Hakim Dapat ‘Bonus’ dari Ketua MA

peugeotcumple.com – Ketua Mahkamah Agung (MA) memberi ‘bonus’ berbentuk stimulan buat hakim serta pegawai yang pengadilannya bebas korupsi. Banyaknya beragam bergantung tahap jabatannya.

“Dalam rencana memberi animo pada beberapa perangkat peradilan yang sudah sukses mendapatkan predikat Daerah Bebas dari Korupsi (WBK)/Daerah Birokrasi Bersih serta Layani (WBBM) butuh diberi penghargaan berbentuk stimulan,” kata Ketua MA Hatta Ali.

Hal tersebut dituangkan dalam Ketetapan Ketua MA Nomor 13/KMA/SK/I/2020. ‘Bonus’ itu diberi untuk periode Januari-Desember 2019. Mengenai untuk PT Jakarta, PT Bandung, PN Lubuk Pakam, PA Surabaya, Pengadilam Militer II Jakarta, Pengadilan Militer III Madiun da PTUN Tanjung Pinang diberi semenjak 2018.

Berikut beberapa daftarnya:

Di Tingkat MA
Ketua/Kepala sebesar Rp 3,9 juta.
Wakil Ketua/Wakil Kepala sebesar Rp 3,7 juta.
Hakim Penting/Mayjen/Laksda/Marsda sebesar Rp 3,2 juta.
Hakim Penting Muda/Brigjen/Laksma/Marsma sebesar Rp 2,2 juta.
Hakim Madya Muda/Lektol sebesar Rp 1,9 juta.
Hakim yustisial tingkat banding sebesar Rp 1,8 juta.
Panitera tingkat Banding sebesar Rp 2,139 juta.

PN Kelas IA Spesial
Ketua PN sebesar Rp 2,7 juta.
Wakil Ketua PN sebesar Rp 2,5 juta.
Hakim penting di PN sebesar Rp 2,5 juta.
Hakim penting muda sebesar Rp 1,6 juta
Hakim madya penting sebesar Rp 1,4 juta
Panitera sebesar Rp 1,5 juta.

Baca juga : Tak Cuma DPC, Seluruh Anggota F-PDIP DPRD Solo Juga Dipanggil DPP

PN Kelas IA
Ketua PN sebesar Rp 2,3 juta
Wakil Ketua PN sebesar Rp 2,1 juta
Hakim penting sebesar Rp 1 jutax

Staf kelompok II/b PN Kelas IA spesial/IA sebesar Rp 80.700
Staf kelompok II/b PN Kelas IB sebesar Rp Rp 80.200
Staf kelompok I/a sebesar Rp 74.700
Staf kelompok I/b sebesar Rp 74.500

Leave a Reply