e2b39cd9-a1a1-436a-9436-1f87999ca96c_169

Nekat Liburan dari Bali ke Lombok Tanpa Paspor, WN Belanda Dideportasi

Nekat Liburan dari Bali ke Lombok Tanpa Paspor, WN Belanda Dideportasi

e2b39cd9-a1a1-436a-9436-1f87999ca96c_169

peugeotcumple.com – Masyarakat Negara (WN) Belanda, Pieter Cornelis Terwan, nekat liburan ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) tanpa ada bawa paspor. Sesudah didetensi di kantor imigrasi, ia lalu dipulangkan ke negaranya.

Terwan didapati datang di Lapangan terbang I Gusti Ngurah Rai, Bali pada Sabtu (27/4) lalu memakai bebas visa untuk liburan. Waktu akan pulang ke negaranya diakuinya kehilangan paspornya di Lapangan terbang I Gusti Ngurah Rai, Bali. Tetapi, bukan mengatur paspornya yang hilang ia justru meneruskan liburannya ke Lombok.

“PCT selanjutnya pergi ke Lombok untuk meneruskan liburannya tanpa ada mempunyai dokumen perjalanan sampai pada akhirnya PCT ditangkap oleh Petugas Imigrasi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa Besar,” kata Kepala Rumah Detensi Imigrasi Denpasar Saroha Manullang pada wartawan, Senin (12/8/2019).

Saroha menjelaskan, berdasarkan penjelasan petugas di TPI Sumbawa Besar, Terwan ditangkap waktu ada di Merian Hotel, Pulau Moyo, Sumbawa. Sebab tidak dapat tunjukkan dokumen komplet, Terwan juga sudah sempat ditahan di kantor imigrasi Sumbawa.

Baca juga : Tendangan Terbang ‘Kungfu’ Bule di Bali Jadi Perbincangan di Australia

“Saat dicheck Petugas, PCT tidak bisa memberikan dokumen perjalanannya. PCT ditahan di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa Besar semenjak tanggal 31 Juli 2019 karena sudah ada di daerah Indonesia tanpa ada mempunyai dokumen perjalanan yang resmi,” terangnya.

Untuk mempermudah pendeportasian, Terwan pada akhirnya dipindahkan ke rumah detensi imigrasi Denpasar. Perpindahan ini dikerjakan untuk memudahkan proses penerbitan paspornya yang baru untuk dapat dipulangkan.

“PCT datang di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar pada Selasa (6/8) yang diantar oleh Petugas Kantor Rumah Detensi Imigrasi Denpasar. Setibanya di Rudenim Denpasar PCT diterima oleh petugas Rudenim Denpasar sesuai SOP yang berlaku, perpindahan ini dikerjakan untuk memudahkan proses penerbitan dokumen perjalanan yang berkaitan oleh Konsulat Jenderal Belanda di Bali untuk kepentingan deportasinya,” jelas Saroha.

Terwan pada akhirnya dipulangkan pada Jumat (9/8) malam memakai maskapai KLM Royal Dutch Airlines dengan nomer penerbangan KL 0836 dari Bali ke arah Amsterdam, Belanda. Atas tindakannya Terwan dikatakan bersalah melanggar masalah 119 Ayat 1 Undang-Undang No.6 Tahun 2011 Mengenai Keimigrasian yakni tiap orang asing yang masuk serta/atau ada di daerah Indonesia yang tidak mempunyai dokumen perjalanan serta Visa yang resmi serta masih berlaku.
(ams/imk)

 

 

Leave a Reply