Selebgram Terekam CCTV Tewas Ditembak, Diduga Terkait Foto Seksi dan Tato di Tubuhnya

Selebgram Terekam CCTV Tewas Ditembak, Diduga Terkait Foto Seksi dan Tato di Tubuhnya

Selebgram Terekam CCTV Tewas Ditembak, Diduga Terkait Foto Seksi dan Tato di Tubuhnya

Selebgram Terekam CCTV Tewas Ditembak, Diduga Terkait Foto Seksi dan Tato di Tubuhnya

peugeotcumple.com, Tara Fares (22) seseorang jenis cantik asal Irak ditembak orang tidak diketahui. Jenis yang adalah selebgram itu ditembak saat dianya tengah ada di mobil di Kota Kam Sara, Baghdad pada Kamis, 27 September 2018 kemarin.

Dikutip Tribun Video dari DailyMail, Fares meninggal dengan tiga luka tembakan, jenazahnya waktu itu langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Sheikh Zaid di Baghdad.

Beberapa waktu sesudah kematian Fares, seseorang jenis yang lain mengakui sudah mendapatkan ancaman kematian seperti dalam yang dihadapi Tara Fares.

Dia ialah bekas ratu kecantikan Irak Shimaa Qasim yang dianugerahi mahkota Miss Irak pada 2015 yang lalu.

Shimaa Qasim mengakui jika dianya memperoleh pesan misterius yang menjelaskan jika dianya mungkin bisa menjadi tujuan setelah itu.

Shima ikut seringkali terima ancaman serta cemoohan lewat sosial media berkaitan dengan penampilannya yang sering terbuka.

Ancaman itu di terima Shimaa empat hari sesudah kematian Tara Fares. Penembakan Fares disangka berkaitan penampilannya yang memetik pro-kontra buat masyarakat Irak. yang konservatif, Fares memang tidak biasa.

Bacalah juga : Keceplosan, Via Vallen Bocorkan Proyek Baru Bareng Boyband Korea

Bekas Miss Irak 2013 itu terlihat seringkali mengupload foto-foto seksi di account Instagramnya. Fares ikut tidak malu menunjukkan tato yang menghiasi tubuhnya.

Selain itu masalah kematian Fares jadi seperti masalah pembunuhan berantai. Fares didapati sebagai aktivis kesetaraan gender di Irak.

“Saya belum pernah lakukan tindakan sembunyi-sembunyi. Semua saya kerjakan dengan transparan.” Demikian pedoman hidup Fares yang berkali-kali ia upload melalui alat sosialnya sewaktu hidup.

Dia sering mengatakan masukan di sosial media, terpenting berkaitan nikah mutah alias nikah sesaat yang diizinkan dalam penduduk Syiah.

“Saya tidak takut dengan makhluk yang menampik Tuhan. Yang saya takuti ialah makhluk yang membunuh atas nama iman,” catat Fares dalam unggahannya 10 Juli kemarin.

Dikabarkan awal mulanya, Fares bukan korban yang pertama dalam masalah penembakan orang tidak diketahui. Awal mulanya telah tiga wanita yang dibunuh sebab fakta yang sama.

Tiga korban awal mulanya yaitu dokter bedah plastik Rafeef Al Yassiri, pemilik pusat kecantikan Rasha Al Has­san serta aktivis Soad Al Ali.

Leave a Reply