Video Sopir Truk Marahi Polisi yang Menghentikannya Viral, Polres Pekalongan Beri Klarifikasi

Video Sopir Truk Marahi Polisi yang Menghentikannya Viral, Polres Pekalongan Beri Klarifikasi

Video Sopir Truk Marahi Polisi yang Menghentikannya Viral, Polres Pekalongan Beri Klarifikasi

Video Sopir Truk Marahi Polisi yang Menghentikannya Viral, Polres Pekalongan Beri Klarifikasi

peugeotcumple.com, Satu video yang tampilkan seseorang sopir truk marah-marah pada polisi viral di sosial media. Belumlah diketahu tentu siapa yang merekam serta pertama-tama mengupload video itu.

Akan tetapi beberapa account Facebook sudah mengupload lagi video itu serta jadi viral. Satu salah satunya account facebook Romansa Sopir truk yang mengupload video itu pada Minggu (16/9/2018) kemarin.

Pada info dalam upload itu diterangkan sopir bertopi itu tengah dalam perjalanan dari Jakarta ke arah ke Surabaya.

Saat melintas di alun-alun Kota Pekalongan tidak diduga truknya diberhentikan serta disuruh menepi oleh polisi. Dijelaskan Polisi memberhentikan sopir truk itu dengan argumen muatan truknya sangat tinggi.

Dalam video, sopir truk terlihat diberhentikan oleh petugas petugas kepolisian. Seakan tidak terima, lalu berlangsung beradu mulut pada sopir truk serta polisi.

Bacalah juga : Gara-gara Penampilannya yang ‘Tak Biasa’, Remaja di Jepang Ini Jadi Viral di Media Sosial

Sopir yang belumlah didapati identitasnya selalu lakukan memprotes sebab diberhentikan oleh petugas Sat Lalu Polres Pekalongan Kota.

Dalam video berdurasi 47 detik itu sang sopir terlihat tidak ingin memberi surat kendaraannya. Alasannya tidak ingin terkena tilang dari petugas yang mencegatnya. Bahkan juga sopir itu menuduh petugas cuma ingin minta uang padanya.

Diberitakan peristiwa itu berlangsung di lokasi Monumen Pekalongan, persisnya di Jalan Pemuda ke arah ke Jalan Hayam Wuruk waktu lalu.

Tersebut info dalam upload account facebook Romansa Sopir truk:

“Ayah sopir ini tengah dalam perjalanan dari Jakarta ke arah pulang ke Surabaya. Nah, saat melintas di alun-alun kota Pekalongan tidak diduga truknya diberhentikan serta diminta minggir oleh ayah polisi ini dengan argumen muatan truknya sangat tinggi. Lantas ayah polisi ini minta SIM dan STNK mobil truk itu tetapi tidak dikasihkan oleh ayah sopir truk itu dengan argumen menurut beliau ini bukan razia sah atau razia besar.”

Menyikapi viralnya video itu, Kasat Lalu Polres Pekalongan Kota AKP Firdaus Yudhatama memberi klarifikasi.

Dikutip Tribun Video dari Tribun Jateng, anggota Sat Lalu Polres Pekalongan Kota yang bekerja saat itu adalah Bripda Wahyu.

“Waktu Bripda Wahyu bekerja, ia temukan kendaraan dengan tinggi muatan yang melewati batas. Untuk lalu petugas minta pengendara berhenti serta menepi, akan tetapi sang sopir meningkatkan laju kendaraannya lalu dikerjakan pengejaran,” tuturnya, Jumat (21/9/2018).

Bripda Wahyu memberhentikan truk itu sebab ingin mengecek surat kendaraan.

AKP Firdaus menjelaskan, anggotanya telah diberi surat pekerjaan dimana Bripda Wahyu diperbolehkan lakukan pengusutan bila temukan pengendara yang tidak mematuhi ketentuan.

Ia juga memberi imbauan pada penduduk untuk mengemukakan aduan atau aduan berkaitan aksi anggota Sat Lalu Polres Pekalongan yang dipandang menyelimpang lewat call center, web, account Instagram atau sosial media lainnya.

Leave a Reply